Blogger Widgets
HELLO, WELCOME TO MY BLOG!
Image by Cool Text: Free Logos and Buttons - Create An Image Just Like This

Selasa, 28 Mei 2013

PELUANG DAN RESIKO KECELAKAAN KERJA


PELUANG DAN RESIKO KECELAKAAN KERJA

               Semua kegiatan tak luput dari yang namanya peluang resiko dari bahaya serta kecelakaan. Peluang adalah probabilitas untuk mengungkapkan bahwa kepercayaan akan terjadinya suatu hal. Resiko adalah ketidaktentuan yang mungkin melahirkan peristiwa kerugian ( Abas Salim). Jadi dapat Saya simpulkan bahwa Peluang resiko adalah kepercayaan dari suatu peristiwa yang belum tentu terjadi, tapi jika peristiwa ini terjadi akan menimbulkan kerugian. Hal ini tidaklah lepas dari masalah penerapan Manajemen K3 di setiap lembaga atau institusi. Setiap resiko akan terjadi dikarenakan adanya peluang yang akan menyebabkan resiko itu terjadi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi peluang terjadinya resiko :
1.      Berapa Kali Situasinya
Semakin besar frekuensi paparan, semakin besar peluang insiden terjadi.

2.      Berapa Orang yang Terpapar
Semakin banyak orang yang kena, maka semakin banyak isiden terjadi

3.      Keterampilan dan Pengalaman Orang yang Terkena
Pelatihan yang sesuai dan keahlian yang sudah dimilikki dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja

4.      Berbagi Karakteristik Khusus personel yang Terlibat

5.      Durasi Paparan

Semakin lama seseorang terkena, maka akan semakin tinggi peluang insiden akan terjadi.

6.      Pengaruh Posisi Seseorang Terhadap Bahaya
Semakin dekat seseorang dengan sumber bahaya, maka akan semakin tinggi peluang untuk terjadinya kecelakaan.

7.      Distraksi, Tekanan Waktu/ Kondisi Tempat Kerja

8.      Jumlah Material/Tingkat Paparan

9.      Kondisi Lingkungan & Kondisi Peralatan

10.   Efektifitas pengendalian yang ada

SUMBER PENYEBAB PELUANG RESIKO KERJA

A.     TINDAKAN TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION)
·        Mengerjakan bukan tugasnya
·        Menjalankan mesin dengan kecepatan tinggi
·        Tidak memakai alat pelindung diri
·        Posisi kerja tidak aman
·        Bekerja sambil bercanda
·        Kondisi badan tidak sehat
·        Bekerja sambil merokok
·        Meminum minuman keras/ memakai narkotika

B.     KEADAAN TIDAK AMAN (UNSAFE CONDITION)
·        Mesin tidak diberi pagar
·        Pagar pengaman tidak berfungsi
·        Ventilasi tidak memenuhi syarat
·        Tidak ada prosedur kerja
·        Pemeliharaan kebersihan kurang
·        Cara menyimpan yang berbahaya
·        Proses tidak aman

TINGKAT-TINGKAT RESIKO DAN TINDAK LANJUT
1.      RESIKO RENDAH
FTINDAK LANJUT à Pengendalian tambahan tidak diperlukan, yang diperlukan yaitu jalan keluar yang lebih menghemat biaya/ tidak memerlukan biaya, hal ini harus disertai pemantauan peluang terjadinya resiko.

2.      RESIKO SEDANG
FTINDAK LANJUTàTindakan untuk mengurangi resiko dan biaya pencegahan diatur secara teliti dan dibatasi.

3.      RESIKO TINGGI
FTINDAK LANJUTà Pekerjaan tidak boleh dilaksanakan sampai resiko telah direduksi.

4.      RESIKO EKSTRIM
FTINDAK LANJUTà Pekerjaan tidak dilaksanakan atau dilanjutkan sampai resiko dengan sumber daya yang terbatas, maka pekerjaan tidak dapat dilaksanakan.

CONTOH AKTIVITAS DAN BAHAYA YANG DITIMBULKAN

1.      PEKERJAAN PENGELASAN
ü  Tersandung
ü  Terhirup
ü  Terpeleset
ü  Terkena Mata
ü  Tersengat Listrik
2.      PEKERJAAN HOUSE KEEPING
ü  Kebisingan
ü  Terjatuh dari ketinggian
ü  Suhu tinggi
ü  Terpeleset
ü  Pernafasan

KESIMPULAN :
Menurut Saya, setiap pekerjaan tidaklah luput dari yang namanya resiko. Maka dari itu dari diri kita sendiri hendaklah mencegah adanya kemungkinan resiko yang kita buat dalam setiap pekerjaan. Apalagi untuk para pekerja yang pekerjaannya berhubungan dengan mesin, bangunan,PLTU, PLN, PAM, bahkan yang bekerja hanya duduk di kantoran sekalipun. Di setiap lembaga tidaklah luap untuk menerapkan SMK3, dengan adanya manajemen resiko yang mengontrol, memantau para pekerja, kelayakan alat, kondisi lingkungan kerja perusahaan hendaklah menjalankan Sistem K3 itu dengan baik, dengan bantuan Manajemen Resiko, sehingga Peluang terjadinya resiko dapat diminimalisirkan ataupun bisa dihilangkan.

1 komentar:

  1. K3 adalah cara yang paling efektif untuk menurunkan resiko kecelakaan kerja. Ikuti pelatihan k3 sejak dini untuk mengantisipasinya!

    BalasHapus

Mengenai Saya

Foto Saya

Hello Im Ovita Laura, Im from Indonesia in  lovely city Palembang. Now Im a student at Sriwijaya University, Study Program : Mechanichal Engineering Education. Visit My blog : dadesire.blogspot.com or follow me on twitter : @lauraovita #bighug